Posts Tagged ‘Nira Jernih’

ABSTRAK

Proses pemurnian nira di pabrik gula dalam pembuatan gula dari tebu harus dilakukan, sebagai upaya untuk membuang bukan gula dalam nira mentah sehingga kemurnian (HK pol) nira jernih yang dihasilkan lebih tinggi daripada nira mentahnya, kadar gula reduksi tidak meningkat; kadar CaO total, kekeruhan dan warna nira jernih rendah. Penelitian untuk mengetahui pengaruh pH defekasi dan kewayuan tebu terhadap kualitas nira jernih hasil proses pemurnian nira telah dilakukan. Nira mentah dipanaskan 75 oC, ditambahkan susu kapur 15 Be dengan pH defekasi divariasi 3 taraf (8,5; 9,5 dan 10,5), kemudian ditambahkan gas belerang (sulfit) sampai pH 7,2, dipanaskan 100 oC, ditambahkan flokulan (bahan pengendap) dengan dosis 2 ppm. Tebu yang pada saat ini kualitasnya jelek (ditengarai HK pol nira perahan pertama < 75 %) didekati dengan taraf kewayuan tebu. Kewayuan tebu di variasi dalam 5 taraf (tebu digiling pada 0, 1, 4, 7 dan 11 hari setelah tebu ditebang). Parameter yang diamati adalah kualitas nira jernih yang meliputi HK pol, gula reduksi, kadar CaO total, kekeruhan dan warna nira jernih. Hasil percobaan menunjukkan bahwa HK pol nira jernih dipengaruhi oleh taraf kewayuan tebu dan pH defekasi. Pada taraf kewayuan tebu yang semakin tinggi, HK pol nira jernih semakin rendah; pada pH defekasi 10,5 HK pol nira jernih tertinggi. Kadar gula reduksi nira jernih dipengaruhi oleh taraf kewayuan tebu saja, semakin tinggi taraf kewayuan tebu semakin tinggi kadar gula reduksi. Kadar CaO total dan warna nira jernih dipengaruhi oleh interaksi antara kewayuan tebu dengan pH defekasi. Kadar CaO total dan warna tertinggi pada taraf kewayuan 11 hari dengan pH defekasi 10,5; terendah pada tinggkat kewayuan 0 hari dengan pH defekasi 9,5 - 10,5. Kekeruhan nira jernih dipengaruhi oleh taraf kewayuan tebu dan pH defekasi. Pada taraf kewayuan yang semakin tinggi, kekeruhan nira jernih semakin rendah, demikian pula untuk pH defekasi yang semakin tinggi kekeruhan nira jernih semakin rendah. Oleh karena itu untuk mendapatkan hasil nira jernih yang optimal, pH defekasi pada proses pemurnian nira perlu fleksibel mungkin untuk mengantisipasi kualitas tebu yang diolah.

Kata kunci: pH defekasi, kewayuan tebu, proses pemurnian nira, kualitas nira jernih.

full article