Posts Tagged ‘FCS’

Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia

Jl. Pahlawan 25 Pasuruan - 67126, telp 0343 - 421086

email : info@sugarresearch.org

03122009221Kristalisasi adalah salah satu langkah dalam rangkaian proses pabrik gula yang mengubah bentuk gula (sukrosa) dari larutan menjadi bentuk kristal, serta memisahkan kotoran yang masih terkandung di dalam larutan. Pekerjaan masak (kristalisasi) di pabrik gula merupakan pekerjaan yang sangat penting dalam usaha membuat gula pasir yang merupakan hasil utama dari pabrik gula. Pada saat ini kebanyakan pabrik gula di Indonesia masih menggunakan serbuk bubuk halus ball mill untuk pembentukan inti kristal. Pembentukan inti kristal dalam proses kristalisasi dapat dilakukan secara alamiah atau spontan, secara kejutan dan secara induksi. Cara spontan dilakukan pada kondisi supersaturasi diatas 1.3 atau di daerah labil, cara kejutan pada kondisi supersaturasi 1.2 – 1.3 di daerah intermediate dan cara induksi pada kondisi supersaturasi diatas 1 dan dibawah 1.2 atau di daerah metastabil.

Pada prosiding ISSCT XX di Bangkok tahun 1992 dan International Sugar Journal tahun 1993, dikemukakan bahwa penggunaan 8 – 12 ml/m3 suspensi SOUW (Solvent Organic Ultrasonic Wave) pada masakan A dan B dapat menurunkan warna gula, sehingga gula lebih jernih, kristal lebih seragam dan konglomerat lebih sedikit dibandingkan dengan bibit dari serbuk. Demikian juga dengan tiga cara pemasiran lainnya, yaitu dengan kejutan udara, serbuk gula (ball mill) dan gelombang suara (UV). Produk untuk bibit masakan ini berupa FCS dengan viskositas 200 – 400 cp yang dibuat dengan cara ”pengusiran garam” pada pencampuran cepat. FCS boleh dikatakan sama dengan SOUW, akan tetapi FCS kristalnya lebih individual (lepas). Read the rest of this entry »