Pertemuan Teknis P3GI 5 Desember 2012

 

 

PERTEMUAN TEKNIS P3GI, 5 DESEMBER 2012

Tema :

“Berbagi Pengalaman dalam Peningkatan Produktivitas dan Efisiensi untuk Kemajuan Industri Gula Nasional”

SIDANG UTAMA DAN SIDANG SEKSI
Materi dalam Sidang Utama
1.Materi dari PTPN X: Peningkatan Kinerja PTPN X pada Musim Giling 2012
2.Materi dari PTPN XI: Peningkatan Rendemen PTPN XI di Tahun 2012
3.Materi dari P3GI: Revitalisasi On Farm Berbasis Penataan Varietas
(Ir. Eka Sugiyarta, MS.)
4.Materi dari PG Kebon Agung:Pengelolaan Limbah Pabrik Gula untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan (Ir. Didid Taurisianto)

Materi Sidang Seksi on farm:
– Single Bud Planting
– Peningkatan Produktivitas Tebu
Materi Sidang Seksi off farm:
– Analisa Rendemen Individu (ARI) Sistem Core Sampler dengan Konsep Yo Legine Yo Duduhe
– Efisiensi kinerja PG

MAKALAH DALAM PERTEMUAN TEKNIS :
– Panitia menerima makalah dari para peserta dengan lingkup materi seperti yang tercantum dalam Sidang Seksi.
– Makalah terdiri dari Pendahuluan, Metodologi (kalau ada), Hasil dan Pembahasan (atau Isi), Kesimpulan dan Daftar Pustaka.
– Abstrak diterima Panitia paling lambat tgl 9 Nopember 2012, dan makalah lengkap dikirimkan paling lambat tgl 25 Nopember 2012.

melalui panitia:
Etik M. Achadian Email:etik.achadian@gmail.com
Simping Yuliatun Email:simping7@gmail.com

 

BIAYA PENDAFTARAN
– Peserta yang akan mengikuti Seminar dapat mendaftarkan diri secara online ke riset_gula@yahoo.com atau dengan mengisi formulir dan dikirim lewat Fax ke 0343-421178

– Biaya Seminar dapat ditransfer melalui:
Bank Mandiri Cabang Pasuruan
Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia
No. Rekening: 144-00-9102436-1
– Konfirmasi pembayaran melalui transfer dapat dilakukan dengan mengirim pesan singkat atau mengirim bukti transfer kepada:
Rimasari Pratiwi
Hp : 085649400900
e-mail : call_me_rhima@yahoo.com

Share

LOWONGAN PEKERJAAN DI P3GI

PUSAT PENELITIAN PERKEBUNAN GULA INDONESIA

(P3GI) MEMBUKA KESEMPATAN KEPADA ALUMNI LULUSAN TAHUN 2006 KEATAS MENJADI TENAGA PENELITI DENGAN PERSYARATAN SEBAGAI BERIKUT :

1. USIA MAKSIMUM 35 TAHUN

2. INDEKS PRESTASI KUMULATIF MINIMAL 3.00

3. LULUSAN:

  • TEKNIK KIMIA (diutamakan pria)
  • TEKNIK MESIN (diutamakan pria)
  • AGRONOMI
  • PEMULIAAN TANAMAN
  • TANAH I AGROKLIMAT
  • TEKNIK PERTANIAN I MEKANISASI
  • SOSIAL EKONOMI

 

BAGI YANG BERMINAT DAPAT MENYAMPAIKAN LAMARANNYA DIALAMATKAN KE

BAGIAN ORTALA

PUSAT PENELITIAN PERKEBUNAN GULA INDONESIA

JL. PAHLAWAN 25 PASURUAN 67126

Atau

Email : riset_gula@yahoo.com

 

LAMARAN DITUNGGU PALING LAMBAT AKHIR AGUSTUS  2012.

 

Share

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENURUNAN KUALITAS GULA KRISTAL SELAMA PROSES PENYIMPANAN

Seiring dengan naiknya kualitas hidup masyarakat, setiap konsumen menginginkan produk yang berkualitas dan sesuai dengan standar mutu. Gula sebagai salah satu kebutuhan pokok juga harus memenuhi standar mutu nasional (SNI) yang telah ditetapkan. Gula kristal setelah keluar dari proses di pabrik tidak langsung disalurkan ke konsumen. Kebanyakan pabrik gula di Indonesia mengemas gula kristal dalam bentuk karung dengan berat 50 kg. Gula ini disimpan dalam gudang pabrik untuk jangka waktu tertentu sebelum di salurkan ke konsumen. Selama proses penyimpanan gula akan mengalami degradasi kualitas bahkan bisa mengalami kerusakan apabila kondisi dari gudang dan kualitas gula tidak sesuai dengan standar.

Ketahanan gula selama proses penyimpanan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Selain karena pengaruh kondisi gudang penyimpanan, kemasan yang digunakan juga dari kualitas gula kristal yang diproduksi pabrik gula. Penggumpalan (caking ) selama proses penyimpanan merupakan suatu kondisi spontan dimana terjadi perbedaan kelembaban antara kristal gula dengan lingkungannya (Chitpraset dkk, 2006, Billings, 2005, Roge dan Mahlouti, 2003). Penurunan kualitas gula selama proses penyimpanan di gudang dipengaruhi oleh :

  1. Ukuran partikel kristal yang kecil dan tidak rata. tidak ada kristal konglomerat karena dapat menimbulkan rongga-rongga yang terisi lapisan molases sehingga berpotensi menjadi tempat tumbuhnya mikroorganisme.
  2. Kadar kotoran yang tinggi, contohnya kandungan gula reduksi yang tinggi yang berperan dalam sifat higroskopis gula kristal.
  3. Jumlah zat tak terlarut seperti partikel bagasilo dan kotoran lain yang menempel pada permukaan kristal gula. Zat tak larut dapat membawa air dan tempat tumbuhnya mikroorganisme.
  4. Kadar air gula kristal yang tinggi pada saat di packing. air yang terdapat dalam lapisan tetes pada permukaan kristal menyebabkan tekanan osmosa tinggi pada tetes dimana kondisi ini dapat menghambat propagasi mikroorganisme penyebab kerusakan gula.
  5. Kelembaban atmosfer (relative humidityi) yang tinggi. Read the rest of this entry »
Share

LABORATORIUM P3GI untuk Analisa Gula, Tanah, Pupuk, Air dan Limbah serta Bahan Lain

Telp : 0343 – 421086 / 081252646763
email : lab.p3gi@gmail.com, risvan@risvank.com
Jl. Pahlawan 25 Pasuruan 67126

LABORATORIUM P3GI merupakan laboratorium yang dimiliki oleh Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (PPPGI). Lab. P3GI telah berpengalaman selama puluhan tahun dalam analisa bahan-bahan yang berhubungan dengan industri gula. Selain menguji kualitas gula, tetes, bahan pembantu proses produksi gula, Lab. P3GI juga menyediakan jasa untuk analisa pupuk dan rekomendasi pemupukan, analisa a ir dan limbah serta produk turunan dari gula.  Dengan tenaga ahli dan analis yang telah berpengalaman, serta didukung dengan peralatan laboratorium yang spesifik dan modern, hasil analisa dan rekomendasi dari Lab. P3GI telah banyak digunakan oleh praktisi industri gula di Indonesia.

Ruang Lingkup Pengujian
Ruang lingkup pengujian Lab. P3GI meliputi :

Gula,  Tetes (molasses),  Tebu, Produk turunan gula, Flokulan, Belerang, Kapur, Kokas, Tanah, Pupuk, Air dan limbah

Bahan-bahan yang diuji berkaitan dengan industri gula, namun kami juga menerima analisa bahan-bahan yang berkaitan dengan industri lain.

FASILITAS
Laboratorium P3GI dilengkapi dengan fasilitas peralatan laboratorium yang kompeten dan terbaru untuk menunjang dan menghasilkan data pengujian yang akurat dan terpercaya.  

HPLC (High Performance Liquid Chromatography)
Lab. P3GI memiliki HPLC KNAUER untuk analisa sukrosa, fruktosa, glukosa dan karbohidrat lain dari suatu bahan yang tidak dapat diukur dengan cara konvensional.

HPLC

AAS (Atomic Adsorption Spechtrophotometer)
AAS Shimadzu AA-6800 untuk analisa komponen logam dalam contoh gula, tetes, tanah, pupuk dan bahan lain dengan hasil yang akurat.

AAS

Sacharomat NIR W2
Untuk mengukur kadar pol nira, gula, tetes dan  bahan lain secara lebih akurat.

Coloromat 100
Untuk mengukur warna ICUMSA gula, nira ataupun bahan lain.

Pada tahun ini Lab. P3GI dalam proses pengajuan akreditasi di Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan diharapkan tahun 2013 sudah mendapat akreditasi KAN.  Apabila anda ingin menganalisakan bahan-bahan yang berhubungan dengan gula, tanah, pupuk, air dan limbah atau bahan lain bisa menghubungi ke kantor P3GI. Staff kami dengan senang hati akan memberikan pelayanan terbaik bagi anda.

Share
Saran, Kritik, Ngobrol

Categories
Tweet
Sugar Research Fan Page