Fine Crystal Seed (FCS) untuk bibit Masakan Produk

Kristalisasi adalah salah satu langkah dalam rangkaian proses pabrik gula yang mengubah bentuk gula (sukrosa) dari larutan menjadi bentuk kristal, serta memisahkan kotoran yang masih terkandung di dalam larutan. Pekerjaan masak (kristalisasi) di pabrik gula merupakan pekerjaan yang sangat penting dalam usaha membuat gula pasir yang merupakan hasil utama dari pabrik gula. Pada saat ini kebanyakan pabrik gula di Indonesia masih menggunakan serbuk bubuk halus ball mill untuk pembentukan inti kristal.

Pembentukan inti kristal dalam proses kristalisasi dapat dilakukan sPembentukan inti kristal dalam proses kristalisasi dapat dilakukan secara alamiah atau spontan, secara kejutan dan secara induksi. Cara spontan dilakukan pada kondisi supersaturasi diatas 1.3 atau di daerah labil, cara kejutan pada kondisi supersaturasi 1.2 – 1.3 di daerah intermediate dan cara induksi pada kondisi supersaturasi diatas 1 dan dibawah 1.2 atau di daerah metastabil. Pada prosiding ISSCT XX di Bangkok tahun 1992 dan International Sugar Journal tahun 1993, dikemukakan bahwa penggunaan 8 – 12 ml/m3 suspensi SOUW (Solvent Organic Ultrasonic Wave) pada masakan A dan B dapat menurunkan warna gula, sehingga gula lebih jernih, kristal lebih seragam dan konglomerat lebih sedikit dibandingkan dengan bibit dari serbuk. Demikian juga dengan tiga cara pemasiran lainnya, yaitu dengan kejutan udara, serbuk gula (ball mill) dan gelombang suara (UV).

Produk untuk bibit masakan ini berupa FCS dengan viskositas 200 – 400 cp yang dibuat dengan cara ”pengusiran garam” pada pencampuran cepat. FCS boleh dikatakan sama dengan SOUW, akan tetapi FCS kristalnya lebih individual (lepas).

Sasaran utama dari suspensi gula halus ialah untuk meningkatkan kualitas gula kristal putih (SHS) maupun gula rafinasi dengan pengawasan jumlah, kerataan dan ukuran pasir serta melakukan kristalisasi sejak awal pembentukan inti dalam sirup atau leburan gula dengan kemurnian (HK) tinggi, sehingga dapat mengurangi terikutnya kotoran, zat warna dan abu dalam kristal.

SPESIFIKASI PRODUK
Produk berupa suspensi FCS berwarna putih, dengan viskositas 200 – 400 cp, ukuran besar kristal 8 – 10 µm. FCS dibuat dengan cara pengusiran garam pada pencampuran cepat menggunakan solven organik yaitu alkohol dan gliserin.

Sebelum FCS dimasukkan ke dalam pan masakan, terlebih dahulu harus dikocok sampai homogen. Dosis FCS harus diukur dengan tepat, yaitu 12.5 – 15 ml/m3 masakan akhir. Pemasukan FCS ke pan masakan sebaiknya menggunakan alat penjatahan FCS. Suspensi FCS dimasukkan pada saat yang tepat, yaitu di daerah supersaturasi (koefisien lewat jenuh) sirup > 1 dan  < 1.2

KEMAMPUAN dan KEUNGGULAN

  • FCS dibuat dengan sistem USSO ( Ultra Ssonic Salting Out )
  • Dapat digunakan untuk masakan produk dan masakan akhir.
  • Hasil percobaan di beberapa PG menunjukkan untuk masakan akhir pemerahan pol naik 9.3 – 19.5 %, HK Tetes turun 5.6 – 8.5 %, waktu masak turun lebih cepat 14.0  – 17.3 %, HK gula D naik 0.54 – 7.45 %, warna gula D turun 30.9 % (batch). Untuk masakan kontinu pemerahan pol naik 7.4 %, HK Tetes turun 3.74 %. Masakan produk kualitasnya lebih baik antara lain kerataan kristal CV naik 9.3 % dan warna gula lebih putih.
  • Pemasiran dengan menggunakan suspensi kristal gula halus (FCS) menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan serbuk gula halus terutama pada peningkatan pemerahan pol, kualitas gula dan waktu masak lebih cepat, baik untuk masakan batch maupun kontinu.
  • Suspensi dengan stabilitas lebih tinggi dapat digunakan untuk pemasiran secara otomatis

Share

2 Responses to “Fine Crystal Seed (FCS) untuk bibit Masakan Produk”

Leave a Reply

*

Saran, Kritik, Ngobrol

Categories
Tweet
Sugar Research Fan Page