Tebu digiling kemudian diekstrak niranya, hasil samping dari proses giling ini adalah ampas tebu. Rata – rata ampas yang diperoleh dari proses giling 32 % tebu. Dengan produksi tebu di Indonesia pada tahun 2007 sebesar 21 juta ton potensi ampas yang dihasilkan sekitar 6 juta ton ampas per tahun. Selama ini ampas hanya digunakan sebagai bahan bakar boiler. Apabila Pabrik gula dapat efisien dalam penggunaan bahan bakar maka ada potensi ampas lebih. Potensi ampas yang berlebih dapat dimanfaatkan untuk diproses sebagai produk turunan. Ampas dapat diproses menjadi produk antara lain :
Partikel Board
Ampas dapat digunakan sebagai papan, antara lain papan insulasi, papan keras, partikel board dll. Sebelum diproses menjadi papan, ampas dari gilingan disimpan di gudang besar. Partikel board dibuat dari bagian kecil lignocellulostic dengan menambah adhesive organik dengan cara ditekan dan dipanaskan. Ada tiga tahap proses yaitu multiplaten hot press process, proses extrusi, dan continuous pressing. Untuk papan yang keras ditambahkan dengan vinyl chloride – vinyl asetat, methyl methacrylate, styrene atau methyl methacrylate polimer. Dengan komposisi polimer sebesar 40 % akan lebih kuat, dan kemampuan menyerap air turun dari 180 % menjadi lebih rendah dari 20 %.
Plastik
Ada beberapa proses yang menggunakan ampas sebagai bahan baku plastik. Komposisi utama ampas yang berperan pada proses pembuatan plastik adalah lignin, setelah serabut selulosa dihilangkan. Akan tetapi kelemahan plastik dari ampas adalah warnanya gelap, sehinga kurang kompetitif untuk bersaing dengan jenis plastik yang lain.
Pith
Ampas mengandung 30 % pith, yang mempunyai densitas 120 – 200 kg/m3, kadar air 45 – 55 %, kadar sabut 46 – 56 % dan komponen lain 2 – 4 %. Dari hasil analisa kimia kandungannya adalah karbon 45 %, oxygen 38 %, hydrogen 6 %, abu 10 %, dan nitrogen, sulfur, chloride sebesar 1 %. Nilai kalor dari pith sebesar 4600 Kcal/kg sampai 4250 kcal/kg. Pith yang dipisahkan dari ampas untuk membuat pulp dapat digunakan sebagai bahan bakar boiler.
Xylitol
Ampas tebu mengandung 30 % pentosan. Dengan menggunakan asam, sekitar 13 % zat kering dapat diekstrak menjadi xylose (C5H10O5). Xylose adalah pentosa dan biasa disebut “gula kayu”. Xylitol (C5H12O5) atau xylite adalah sebuah alcohol pentahidrat tuunan dari xylosa. Xylose digunakan sebagai pemanis dan rasanya hampir menyamai sukrosa, dan mempunyai efek dingin pada lidah. 1 gram xylitol mengandung 4.06 kcal, hampir sama dengan karbohidrat. Xylitol tidak karsiogenik karena diuraikan oleh bakteri (streptococci) yang terdapat dalam mulut. Reaksi proses pembuatan xylitol dari ampas tebu sebagai berikut :
Furfural
Pembuatan furfural dari ampas merupakan salah satu obyek yang banyak diteliti. Beberapa pabrik gula di China telah memproduksi furfural dari ampas tebu. Furfural dapat diperolah dari tumbuh-tumbuhan yang mengandung pentosan. Kandungan pentosan pada ampas tebu lebih tinggi daripada kayu keras maupun lunak, lebih dari 90 % dalam bentuk xylan. Dengan hidrolisis asam, xylan menghasilkan xylose, lalu diproses menjadi furfural dengan menghilangan 3 molekul air. Reaksi pembuatan furfural dari ampas tebu sebagai berikut :

Yield furfural dari ampas tebu sekitar 9 – 10 %. Dengan menggunakan asam sulfat selain dapat diproduksi furfural juga dapat menghasilkan asam levulinic, gambar 1. Yield yang dapat dihasilkan sekitar 25 %, dimana efisiensi konversinya 56 %.
Dengan menggunakan uap dan mendistilasi uap air nya, dari 14 ton ampas kering dapat dihasilkan : 1 ton furfural, 500 unit asam asetat, 20 unit alkohol dan 95 % dari sabut diproses kembali sebagai bahan bakar boiler. Furfural juga dapat diproduksi dari daun tebu.



asw, sy fredy dari smg. sy mau ty bgm cara identifikasi polimer xilan dlm biomassa? titik leleh xylan brp? tlg bls ke ping2x_chemo@yahoo.co.id
wah hebat, saya pikir saya ngga bakal nemui informasi semacam ini dari website indonesia. rupanya saya ketemu juga dari google.co.id walau hanya mencantumkan 2 kata kunci(’ampas tebu’)..
terus semangat mas ris.. ^^
lebih jauh.. memang ndak mungkin ampas tebu dibuat menjadi pengganti siwak ya mas?..
mungkin buat kalangan pertebuan dan dentist ini sedikit konyol, tapi saya ingat masa kecil saya, sehabis gigit2 tebu .. gigi saya bersih ^^
sepertinya semua olahan diatas memerlukan laboraturium kimia berekala industri >_<
Wah… blog mengenai pergulaan yang komplit. BTW, minta izin mo’ ambil pernyataan di blog-nya, Pak. Aku link balik ke blog sampeyan, kok. makasih.
mas tolong jelasin pegolahan ampas tebu sebagai penghasil energi biomassa..?
mas.saya mw nanya gimana persamaan reaksi biomassA ampas tebu?
thanks mas ris akhirnya saya ada tempat utk nanya.
mas saya mau nanya gimana proses untuk buat pakan untuk ternak dan tambak ikan dari ampas tebu/blotong.apa ada campurannya?.. saya ada blotongnya. thanks
mas risvan, mau tanya bagaimana metode untuk analisa furfural dengan bahan baku ampas tebu? terutama yang dengan cara hidrolisis? thanx
saya mau tanya bagaimana dengan ampasnya???
plis repp trims b4
apa pengaruh ampas tebu bisa digunakan sebagai bahan asap pada pengasapan ikan bandeng…. dan dan apakah tdak ad zat berbahaya didalam nya..n apakah cocok digunakan untuk pengasapan..??????????
To.Risvan.K
Nama saya Lina,dan saya tertarik untuk mengetahui campuran untuk mengolah ampas tebu menjadi Pulp.Mohon bantuan dari Sdr.Risvan sekiranya mau berbagi pengetahuannya kepada saya.Untuk itu saya ucapkan terima kasih.
I opine that to receive the credit loans from banks you must present a good motivation. However, once I’ve received a small business loan, just because I wanted to buy a car.