Gula reduksi ialah gula yang mempunyai gugus aldehida atau keton bebas yang dalam suasana basa dapat mereduksi logam-logam, sedangkan gula itu sendiri teroksidasi menjadi asam-asam (asam aldonat, asam ketonat atau asam uronat). Gula reduksi dalam nira, sirup atau tetes tebu terutama terdiri dari glukosa dan fruktosa dengan perbandingan sekitar 1 : 1. Metode yang digunakan untuk menentukan kadar gula reduksi dalam nira, sirup dan tetes tebu ialah metode Lane & Eynon.
Gula reduksi dapat mereduksi larutan Fehling menjadi tembaga oksida yang mengendap berwarna merah bata (ion kupri tereduksi menjadi ion kupro). Larutan Fehling A mengandung ion kurpi (CuSO4), sedangkan larutan Fehling B mengandung campuran alkali (NaOH dan KNaC4H4O6). Gula reduksi dengan alkali (Fehling B) akan membentuk enediol, kemudian enediol ini dengan ion kupri (Fehling A) akan membentuk ion kupro dan campuran asam-aam. Selanjutnya ion kupro dalam suasana basa akan membentuk kurpo hidroksida yang dalam keadaan panas mendidih akan mengendap menjadi endapan kupro oksida (Cu2O) yang berwarna merah bata.
Perhitungan Kadar Gula Reduksi Nira Tebu :
http://www.ziddu.com/download/5017454/GULAREDUKSI.pdf.html

terima kasih sebelumnya
saya ingin menanyakan sebarapa basakah kondisi yang diperlukan untuk menentukan banyaknya gula reduksi
selain itu jika sampel yang akan diamati gula reduksinya bersifat asam (ex: yoghurt) perlukah ditambahkan basa/dinetralkan terlebih dahulu?
mau tanya, metode penentuan kadar gula selain metode Lane & Eynon, ada metode luff schoorl. Tahu cara perhitungannya tidak? Saya sedang ada penelitian tentang nipah.
trima kasih sebelumnya.