Salah satu langkah dalam proses pembuatan gula adalah proses pemurnian. Pada proses pemurnian ini ada beberapa tahap yaitu pemberian susu kapur, pemberian gas SO2 dan klarifikasi. Dalam tahapan proses tersebut menggunakan bahan pembantu. Untuk proses klarifikasi atau pengendapan menggunakan bahan – bahan polimer atau flokulan yang berfungsi untuk mempercepat pengendapan. Penggunaan flokulan telah dilakukan semenjak pertengahan tahun 70an dan terbukti telah mampu meningkatkan efisiensi klarifikasi.

Flokulan adalah suatu persenyawaan elektrolit yang bermuatan anion (anion polyelectrolyte) dengan berat molekul 5 – 10 juta. Flokulan ini berfungsi membentuk gumpalan-gumpalan kalsium fosfat sekunder. Kemudian dengan bantuan udara mikro gumpalan tersebut diapungkan ke permukaan clarifier. Gumpalan kalsium fosfat ini bersifat mengadsorbsi kotoran non sukrosa. Flokulan yang paling banyak digunakan adalah poliakrilamida yang terhidrolisa sebagian.

Gambar 1. Poliakrilamida yang terhidrolisa sebagian

Teori mengenai flokulasi pertama kali diajukan oleh Fuehrwein dan Ward yang dinamakan juga bridging theory. Teori ini mengemukakan bahwa molekul-molekul polimer mengikatkan dirinya pada permukaan partikel-partikel suspensi di satu atau lebih tempat adsorpsi dan bagian dari rantai tersebut memanjang kedalam larutan. Jika lengkungan-lengkungan dan rantai yang panjang ini bersentuhan dengan tempat adsorpsi yang kosong pada partikel-partikel lain, jembatan akan terbentuk. Maka partikel-partikel ini akan berhimpun dalam gumpalan-gumpalan kecil yang selanjutnya dapat tumbuh sampai berukuran besar yang dibatasi oleh kuatnya pengadukan dan banyaknya polimer yang semula pada permukaan partikel.

Kalau tempat adsorpsi yang dipakai terlalu banyak, pembentukan jembatan akan terhambat dan keseluruhannya akan terhambat jika semuanya terpakai (gambar 2a).

Kalau tempat adsorpsi yang dipakai terlalu sedikit, pembentukan jembatan akan terlalu lemah untuk menahan kekuatan-kekuatan yang timbul, walaupun dengan pengadukan yang lemah. Jadi flokulasi adalah reaksi dua tingkat yang terdiri dari tahap pembentukan flok pendahuluan dan diikuti dengan tahap pertumbuhannya, pada tahap kedua (gambar 2b).

Gambar 2a. Partikel diliputi flokulan

Gambar 2b. Proses Flokulasi

8 Responses to “FLOKULAN UNTUK PROSES KLARIFIKASI”

  • Edwin:

    Menurut mas risvan,berapa idealnya kec pengendapan minimal dg flokulan?
    Trus dg kec tsb brp upflow velocity yg msh diperbolehkan dlm DorrClfr?

  • Vivi:

    Pak, saya mahasiswa yang sedang melakukan penelitian menggunakan flokulan. saya ingin bertanya:
    1. Apakah beda antara flokulan dengan koagulan?
    2. nama dagang untuk flokulan itu apa saja?
    3. apakah tawas termasuk dalam flokulan atau koagulan? karena saya membaca beberapa literatur, menyebutkan bahwa tawas sebagai koagulan, tapi ada juga yang menyebut sebagai flokulan,mohon penjelasannya.
    4. apakah aluminium sulfat dan ferri klorida itu termasuk flokulan?
    terima kasih, atas kesediannya membaca pertanyaan saya.
    saya mohon bantuannya. terima kasih

  • pak saya mahasiswa yang dengan magang di harian PP Post. tanya tentang flokulan dan koagulan. Apa bedanya? soalnya untuk mengendapkan kotoran yang berada si limbah sisa pembuangan pulp kertas.

  • mas sya mahasiswa kimia gula….
    d sni sy mo tnyakan fungsi flokulant kan mengendapkan kotoran!!!!!

    menurut mas pengendapan yang paling sempurna kr2 brp mnit (khususnya d PG)???
    30mnt ato 45mnt????

  • risvan:

    untuk pengendapan lebih cepat lebih baik karena waktu tinggal di clarifier lebih sedikit… tetapi proses pengendapan masih kurang bagus karena banyak partikel koloid yang sulit mengendap jadi terikut ke nira jernih…

  • Kinci:

    flokulan ini apa bisa u proses penjernihan air? dimana bisa diperoleh? Trima kasih.

  • Bekti:

    tolong jelasin proses flokulasi yang benar, titik injeksinya, pengencerannya (working solution), dan cara pelarutan yang benar. tx

  • nolan:

    Pak, saya mahasiswa yang sedang melakukan penelitian menggunakan flokulan. saya ingin bertanya:
    1. Apakah beda antara flokulan dengan koagulan?
    2. nama dagang untuk flokulan itu apa saja?
    3. apakah tawas termasuk dalam flokulan atau koagulan? karena saya membaca beberapa literatur, menyebutkan bahwa tawas sebagai koagulan, tapi ada juga yang menyebut sebagai flokulan,mohon penjelasannya.
    4. apakah aluminium sulfat dan ferri klorida itu termasuk flokulan?
    terima kasih, atas kesediannya membaca pertanyaan saya.
    saya mohon bantuannya. terima kasih

Leave a Reply