TUHAN…
Saat aku menyukai seorang teman
Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir
Sehingga aku tetap bersama yang tak pernah berakhir

TUHAN…
Ketika aku merindukan seorang kekasih
Rindukan aku kepada yang rindu cinta sejati-Mu
Agar kerinduanku terhadapMu semakin menjadi

TUHAN…
Jika aku hendak mencintai seseorang
Temukanlah aku dengan orang yang mencintai-Mu
Agar bertambah kuat cintaku pada-Mu

TUHAN…
Ketika aku sedang jatuh cinta
jagalah cinta itu
Agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Sebagaimana orang bijak berucap
Mencintai seseorang bukanlah apa-apa
Dicintai seseorang adalah sesuatu
Dicintai oleh orang yang kaucintai sangat berarti
Tapi dicintai oleh Sang Pencipta adalah segalanya…..

3 Responses to “TUHAN”

  • Smart&Cute:

    AKU sangat terpesona dengan puisi ini. Memang pemikiran inilah yang harus dimiliki oleh setiap orang. Andai semua orang berpikiran seperti ini maka kebahagian hakiki pasti selalu kita dapatkan.
    Back to ur poem!AKU bahkan tidak menemukan celah kekurangan ketika mencoba menganalisa. Tidak ada unsur orang yang diagungkan dalam puisi ini. “Kau” disini berarti Tuhan. Penulis mencoba menyampaikan pesan bahwa “DIA” benar-benar mencari pasangan yang taat beribadah sehingga bisa membawa “DIA” lebih dekat dengan Tuhan. Bahasa yang sederhana tapi menyentuh membuat pesan-pesan yang terkandung dalam puisi ini mudah dimengerti pembaca. Andai “AKU” punya waktu banyak akan kuanalisa semua karya Mas Riris seperti dalam Literature yang sudah kupelajari.

  • syafi'i:

    Tuhan
    setetes cinta-Mu
    lebih berharga dari kehidupan dan kematian
    tuhan
    setetes cinta-Mu
    menghapus duka nan kelam
    Tuhan
    setetes cinta-Mu
    membuka kegaiban cinta

  • syafi'i:

    Tuhan
    setetes cinta-Mu
    lebih berharga dari kehidupan dan kematian
    tuhan
    setetes cinta-Mu
    menghapus duka nan kelam
    Tuhan
    setetes cinta-Mu
    membuka kegaiban cinta

Leave a Reply